Tujuan Utama Penerapan Catenaccio Dalam Permainan Sepak Bola

Brendan Rodgers mendeskripsikan pesta 5-1 itu “brilian secara taktik” – dan memang begitulah adanya. Per Mertesacker yang lambat dan kaku ditarik dari posisinya, sementara gaya main Laurent Koscielny yang memberikan tekanan tinggi malah jadi bunuh diri karena Steven Gerrard dkk memanfaatkannya dengan umpan terobosan. Jika keduaFlanktidak bisa membaca pertandingan kapan harus membantu pertahanan dan kapan harus membantu penyerangan, maka formasi akan menjadi kacau. Karena ukuran lapangan pada futsal tidak sebesar sepakbola, formasi ini dapat digunakan untuk mengekspos pertahanan lawan melewati kedua sisi lapangan sehingga permainan dapat melebar. Formasi satu ini merupakan formasi paling bagus kalau boleh kami katakan.

Dilakukan ketika bola keluar melewati garis gawang yang disebabkan oleh pemain bek, tendangan dilakukan oleh pemain lawan. Letak tendangan gawang sesuai dengan tempat (kanan atau kiri) bola keluar. Dilakukan ketika bola melewati garis gawang karena pemain lawan.

Satu pemain Anchordisupport oleh dua pemainFlankdan satuPivotsebagai penyerang. Dua sayap (Flank) dapat dengan leluasa membantu pertahanan dan penyerangan sekaligus. Kedua flank harus tau kapan mereka membantu pertahanan dan kapan membantu penyerangan.

Sebagai contoh, seorang pemain tengah tentu memiliki teknik dan keahlian yang berbeda dengan seorang pemain di posisi bek luar. hal ini terlihat saat PERSIB menerapkan gaya menyerang lewat kedua sayap yaitu duet Supardi dan M. Ridwan di Kanan, serta Tantan dan Toni Sucipto/Ferdinand sesekali Firman Utina di kiri. Tanpa diimbangi kreatifitas umpan terobosan atau bola tarik ke kotak pinakti untuk suplai striker. Alhasil pola seperti ini seringkali gagal karena lawan sangat mudah memotong dan membuang bola, apalagi jika passing yang dilepaskan tidak akurat.

Pemain di sini juga bisa mengatur strategi mereka untuk babak pertama dan kedua sekaligus. Tak hanya itu saja, layaknya pelatih sungguhan, pemain juga bisa mengatur pemain yang masuk dari babak pertama, dan menyediakan pemain pengganti di bangku cadangan untuk siap dimasukkan kapan saja. Pergantian pemain secara profesional pun telah disiapkan di dalam permainan ini. Tak hanya itu saja, untuk dapat meninjau ulang dan mempelajari taktik yang telah di buat, pemain bisa merekam semua aktivitas yang ada di dalam tim untuk dapat disaksikan kembali.

Namun cara pengembangan dan penerapannya sangat dipengaruhi oleh latihan-latihan dalam pola permainan dan pengalaman bertanding. Pola penyerangan atau pertahanan dalam permainan sepak bola adalah bentuk atau model yang bisa dipakai untuk membuat atau untuk menghasilkan suatu penyerangan atau pertahanan yang efektif dan efisien. Semua pemain di dalam tim diharuskan memiliki kemampuan individu yang sesuai dengan posisi masing-masing.

Penjaga atau teman satu tim boleh melakukan tendangan gawang dengan syarat bola tidak melebihi area garis kiper. Dengan formasi, maka pola penyerangan dan pertahanan akan terkoordinir dengan rapi dan kerjasama akan jauh lebih terarah. Setiapformasi mempunyai ciri-ciri dan menuntut kualitas atau tingkat kemampuan pemain yang berbeda-beda. Strategi Display berguna untuk mengatur serangan dan pertahanan tim kita. Kita bisa memborbardir lawan atau malah kita bisa bertahan dengan sangat kokoh, ini juga yang menjadi kunci counter attack.

Shooting dan Finishing yang baik tidak dipentingkan, sebab MR dan ML lebih sering beroperasi dari sisi lapangan. Secara teori, mencetak gol dari sisi gawang tidak semudah mencetak gol dari tengah gawang. Karena itu, kemampuan menggiring bola (dribbling) dan melepaskan umpan silang (crossing) lebih penting bagi pemain sayap. Creativity cukup 60-80% karena ruang gerak MR dan ML yang terbatas di sisi lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *